Jumat, 24 Agustus 2018

Sengitnya Kompetisi Ponsel Premium Baik Untuk Inovasi

Sengitnya Kompetisi Ponsel Premium Baik Untuk Inovasi - Head of Product Management Samsung Indonesia Denny Galant menuliskan sengitnya persaingan produsen ponsel pintar ruang belajar premium bagus guna mendorong inovasi. Samsung sendiri, kata Denny terus memutar benak untuk menjejalkan inovasi terkini ke perlengkapan besutannya.


"Buat anda kompetitor dengan produk-produk inovasi tersebut kan yang diuntungkan konsumen pada akhirnya. Dan tersebut memacu kami guna lebih mengerjakan inovasi," kata Denny usai acara peluncuran Note 9 di Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

Pasar premium dianggap berkembang

Denny mengklaim dari segmen ponsel premium, Samsung masih menguasai 70 persen pangsa pasar. Kendati demikian, laporan lembaga penelitian pasar GfK ini diluncurkan pada Juli 2017.

"Di Indonesia anda lihat masih leading pasar premium. Pangsa pasar kami masih 70 persen di premium dengan harga Rp8 juta ke atas," kata Denny.

Indonesia disinggung sebagai pasar ponsel premium yang sedang berkembang. Hal ini menurut keterangan dari Head of Product Management Samsung Indonesia Denny Galant ditandai dengan ludesnya penjualan pre order Samsung Galaxy Note 9 sebelum masa berakhirnya pre order.

"Pangsa pasar premium masih tumbuh, di antara indikator pre-order Note 9 yang positif. Pre order anda saja telah habis. Itu di antara indikator bahwa pasar masih berkembang. Baru kali ini belum waktunya selesai sudah sold out. Di sejumlah channel bahkam langsung berakhir satu hingga dua hari," ujar Denny lagi.

Secara kuantitas, menurut keterangan dari Danny pra penjualan Note 9 laku lebih tidak sedikit dan lebih cepat dari Note 8. Pra penjualan Note 9 dinamakan 1,5 kali lebih tidak sedikit dan dua kali lebih cepat dari pre order Note 8.

Note 9 sendiri dipasarkan dengan harga Rp18 juta guna RAM 8 GB dan ROM 512 GB. Sementara guna Note 9 dengan RAM 6 GB dan ROM 128 GB dipasarkan dan Rp13,5 juta. Pra penjualan dilaksanakan pada 10 Agustus. Meski demikian Denny tidak merinci berapa sebetulnya jumlah produk yang disediakan guna masa pra penjualan tersebut.

Perkuat purna jual

Dalam peluang yang sama, IT & Mobile Marketing Director Samsung Indonesia Jo Semidang menuliskan salah satu strategi dan kekuatan Samsung ialah tidak hanya konsentrasi ke penjualan tapi pun layanan purna jual.

"Strateginya kami pun pandang hubungan dengan konsumen pun jangka panjang. Jadi kami kuatkan layanan purna jual. Bukan melulu layani ketika beli. Samsung menyaksikan holistik tidak saja jualan. Ini ialah kekuatan Samsung," kata Jo.

Jo menyatakan layanan purna jual ini di antaranya ialah Samsung Member dan layanan Samsung Service Center. Samsung Member ini memungkinkan untuk pemakai yang mempunyai pertanyaan atau hendak diajarkan fitur-fitur ponsel Samsung yang dimilikinya.

Fokus ini dinamakan Jo adalahsalah satu kelebihan Samsung. Pasalnya tidak sedikit konsumen yang meragukan suatu merek sebab layanan purna jual nya tidak memuaskan terutama bilamana terjadi kehancuran pada ponsel.

"Konsumen tidak jarang memikirkan 'harganya murah, tapi bila rusak gimana. Kalau bobrok terus tidak diganti dan beli lagi jatuhnya lebih mahal. Kalau anda ya datang aja ke service center. Pelayanan cepat, kadang anda kasih diskon juga," ujar Jo.

Jo pun menyebut brand Samsung pun masih powerful di Indonesia. Brand menurut keterangan dari Jo adalah sesuatu yang urgen dan dipertimbangkan oleh konsumennya saat melakukan pembelian suatu produk.

Berdasarkan keterangan dari Jo, brand yang bagus ini menyerahkan rasa keyakinan pada konsumen.

"Brand tersebut penting saat berjualan. Belum pasti orang inginkan beli dari brand yang tidak jelas. Brand yang diletakkan akan urgen dan merubah persepsi orang. Kami masih powerful brandnya. Konsumen tidak melulu lihat barang saja pada ketika beli," kata Jo.

Sekian artikel saya tentang Sengitnya Kompetisi Ponsel Premium Baik Untuk Inovasi semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Kamis, 23 Agustus 2018

Facebook Mengungkap Karakter Pembelanja Online di Indonesia

Facebook Mengungkap Karakter Pembelanja Online di Indonesia - Facebook Indonesia mengungkap bahwa konsumen di Indonesia memiliki ciri khas conversational commerce saat melakukan pembelian barang online. Head of Emerging Business and SMB Facebook guna Indonesia dan Filipina, Ferdy Nandes menuliskan konsumen Indonesia guna bertanya ke penjaja melalui software pesan singkat meskipun penjaja sudah menyeluruh mendeskripsikan produknya.


Karakter menarik ini menurut keterangan dari Ferdie cukup bertolak belakang dengan konsumen di benua biru. Di sana, konsumen langsung melakukan pembelian tanpa tidak sedikit bertanya bilamana produk itu sudah menyeluruh informasinya.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM yang berjualan di Facebook Page atau Facebook Ads seringkali sudah mencantumkan pemaparan lengkap guna warna atau stok yang tersedia.

"Orang orang di benua Eropa tersebut langsung beli. Beda dengan kita saat melihat produk tidak sedikit bertanya contohnya padahal di pemaparan produk telah ada. Stok produk ada, warna pun ada. Ini unik, negara kita paling sosial," kata Ferdie di kantor Facebook, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/8).

Ferdie mengungkapkan 62 persen dari 115 juta pemakai aktif Facebook terhubung dengan Facebook Pages. Oleh sebab itu, Ferdie mengungkapkan Indonesia adalah pasar yang penting untuk Facebook.

Untuk menyerahkan kesempatan untuk para pelaku UMKM, Facebook memfasilitasi mereka dengan eksistensi fitur Facebook Ads yang terintegrasi dengan Instragram Ads, Facebook Pages, sampai pelatihan digital marketing secara online maupun offline.

"Indonesia ialah pasar penting untuk Facebook. Kami memikirkan bagaimana bisa format komunitas dan kapabilitas guna UMKM guna berkembang. Kami beranggapan fitur-fitur yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk mencapai konsumen secara efektif dan tepat sasaran," kata Ferdie.

Facebook Ads Berikan Insight Data Target Konsumen

Founder Portblue Shoes Jangkar Bawaono menuliskan sistem Facebook Pages dan Ads menyerahkan keefektifan pengiklanan supaya tepat sasaran ke target yang dituju untuk menambah brand awareness. Portblue Shoes ialah salah satu pelaku UMKM yang memakai plaform Facebook untuk menjual produknya.

Jangkar menuliskan Facebook mempunyai fitur yang menyerahkan saran atau insight tentang data konsumen yang disasar olehnya. Data itu adalah persentase jenis kelamin, usia konsumen yang disasar, maupun artikel yang paling tidak sedikit disukai oleh target pasarnya

"Sistem FB ads ini menata iklan saya. Jadi saya tidak butuh atur lagi. Misalnya target pasar saya bulan ini tidak sedikit yang di IG. Tapi bulan depan ada pun yang di FB. Jadi Facebook yang menilai iklan di taruh di FB atau IG sampai-sampai target market kami tepat sasaran dan efektif," ujar Jangkar.

Jangkar menuliskan untuk merebut hati konsumen, konsumen mestimenyaksikan iklan produknya tidak melulu sekali. Portblue Shoes sendiri telah merambah konsumen di sejumlah negara di benua Eropa laksana Rusia.

"Orang tidak percaya anda dengan produk anda kalau melulu sekali lihat iklan. Kedua ketiga kali baru mereka tambah aware, kepo, percaya dan beli. Makanya FB ads menciptakan iklan kami tepat sasaran," kata Jangkar.

Terkait data pemakai yang diserahkan kepada pelaku UMKM, Ferdie menuliskan Facebook tidak sembarangan menyalurkan data pemakai ke pedagang. Ferdie menuliskan data tersebut melulu adalah persentase supaya pedagang dapat memasarkan produknya dengan efektif.

"Kami tidak memasarkan data pemakai kami. Kami melulu membantu menyerahkan insight atau suggestion yang mengindikasikan data persentase. Misalnya 80 persen yang lihat iklan lelaki sisanya perempuan," kata Ferdie.

Secara garis besar fitur insight menyerahkan tiga informasi, yaitu seberapa tidak jarang Facebook Page dikunjungi, artikel yang paling tidak sedikit dilihat pengunjung dan siapa yang mendatangi Facebook Pages. yang mendatangi Instagram Anda.

"Dari situ pelaku dapat melakukan strategi agar lebih terukur dan terarah untuk mencapai konsumen. Kita pun membantu user kita guna mendapatkan produk dengan mudah," kata Ferdie.

Sekian artikel saya tentang Facebook Mengungkap Karakter Pembelanja Online di Indonesia semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Kamis, 16 Agustus 2018

Twitter Bungkam Akun Penyebar Konspirasi Alex Jones

Twitter Bungkam Akun Penyebar Konspirasi Alex Jones - Twitter akhinya mengikuti tahapan layanan media sosial beda yang telah lebih dulu memungut sikap terhadap akun kepunyaan Alex Jones, @RealAlexJones.


Namun, tahapan yang ditempuh Twitter guna Jones tidak banyak berbeda. Alih-alih menutup akunnya, Twitter justru melulu membungkam dan menonaktifkan sejumlah fitur pada akun penyedia konten media konspirasi, Infowars tersebut.

Layanan mikroblogging itu mengkonfirmasi semenjak Selasa (14/8) akun Jones masih aktif dalam mode read-only sekitar tujuh hari. Dengan begitu, ia tetap dapat menelusuri cuitan di Twitter, tetapi tak dapat berinteraksi dengan menyerahkan cuitan balasan, retweet, sampai memberikan like pada cuitan orang lain.

Mengutip Cnet, Twitter pun mensyaratkan Jones guna menghapus cuitan yang mempunyai nada negatif. Meski demikian, Twitter tidak menyerahkan standar cuitan mana saja dirasakan bernada menyinggung.

Twitter sebelumnya berkeras tak akan menutup akun Jones lantaran dirasakan tidak menyalahi kepandaian perusahaan.

Sebaliknya, tahapan untuk menutup dan menghapus konten kepunyaan Jones yang mengandung teori-teori konspirasi telah lebih dulu ditempuh sebanyak raksasa teknologi laksana Facebook, LinkedIn, Vimeo, Pinterest, Google, YouTube, Spotify, sampai Apple.

Sejumlah perusahaan teknologi menuliskan pihaknya tidak dapat mentoleransi konten yang disebarkan Jones lantaran dirasakan menebar kebencian.

Jones menegakkan Infowars nyaris dua dasawarsa yang lalu, tepatnya pada tahun 1999. Hingga ketika ini, ia mempunyai sejumlah besar audiens yang menyimak atau memperhatikan teori-teori konspirasinya.

Salah satu teorinya yang lumayan populer ialah tentang peristiwa 11 September 2001, saat terjadi teror di New York dan Washington D. C., Amerika Serikat. Ia berpikir bahwa kejadian tersebut adalah rekayasa dan direncanakan oleh pemerintah AS sendiri.

Sekian artikel saya tentang Twitter Bungkam Akun Penyebar Konspirasi Alex Jones semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Selasa, 14 Agustus 2018

Amazon Kini Bernilai Rp14,6 Kuadriliun

Amazon Kini Bernilai Rp14,6 Kuadriliun - Setelah Apple yang menjadi perusahaan teknologi kesatu yang bernilai US$1 triliun (sekitar Rp14,5 kuadriliun), sekarang pesaingnya pun tengah mencatatkan pencapaian serupa.


Dalam penjualan saham pada Senin (13/8), Amazon sukses mencatatkan valuasi menjangkau US$940 miliar (Rp13,28 triliun). Lonjakan valuasi perusahaan didorong oleh lonjakan penjualan saham sebesar 2 persen yang menjadi daftar tertinggi sepanjang waktu.

Dilaporkan CNN, penjualan gadget yang meningkat nyaris 65 persen terdapat 2018 berkontribusi terhadap penambahan nilai jual saham Amazon. Layanan kesehatan diduga juga menjadi pasar besar berikutnya untuk perusahaan.

James McQuivey dari Forrester Researh memperkirakan valuasi Amazon nantinya dapat melampaui Apple. Terlebih perusahaan kepunyaan Jeff Bezos ini dirasakan mampu menyerahkan produk yang lebih baik dari kompetitornya tersebut.

CEO sekaligus CEO Amazon Jeff Bezos adalah orang sangat kaya versi Forbes dengan kekayaan sebesar US$112 miliar.

Kekayaan Bezos mendahului Bill Gates yang melulu mempunyai US$90 miliar. Amazon jadi di antara sumber kekayaan Bezon sesudah didirikan semenjak 24 tahun kemudian di Seattle.

Sementara itu, sebanyak perusahaan teknologi laksana Google dan Microsoft diduga juga bakal menyusul kedua pesaingnya sebagai perusahaan yang mempunyai valuasi US$1 triliun. Saat ini, Google bernilai selama US$875 miliar, sedangkan valuasi Microsoft menjangkau US$840 miliar.

Sekian artikel saya tentang Amazon Kini Bernilai Rp14,6 Kuadriliun semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Sabtu, 11 Agustus 2018

Investasi Gojek, Tokopedia, dan Traveloka Untuk PasarPolis

Investasi Gojek, Tokopedia, dan Traveloka Untuk PasarPolis - Gojek, Traveloka, dan Tokopedia mengerjakan investasi di perusahaan teknologi penyedia asuransi, PasarPolis. Hal ini laksana tertulis dalam siaran pers, Jumat (10/8).


"Dengan Gojek, Tokopedia, dan Traveloka baik kerja sama strategis maupun investasi, walaupun kami tidak dapat disclose angkanya namun kami paling selektif memilih mitra di pasarpolis," jelas Cleosent Randing, Founder dan CEO PasarPolis ketika konferensi pers, di Jakarta, Jumat (10/8).

Meski demikian, ia menampik untuk menyatakan lebih jauh berhubungan investasi tersebut. Sebelumnya, isu investasi ini sempat dikabarkan pada mula tahun ini. Deal Street Asia mencatat paling tidak ketiga perusahaan raksasa tersebut menuangkan US$5-8 juta (Rp72,4-115,8 miliar) untuk PasarPolis.

Lebih lanjut Cleosent kemudian menjelaskan bahwa PasarPolis pun menjalin kerjasama dengan ketiga perusahaan unicorn itu dengan menyerahkan layanan asuransi untuk para pemakainya.

"Perusahaan itu dapat dibilang ialah yang terbesar dan terbaik di bidangnya masing-masing. Jadi cocok dengan destinasi PasarPolis, kerja sama ini dapat menghadirkan layanan asuransi untuk tidak sedikit orang," lanjutnya.

Cleosent memberikan contoh bahwa ketika ini layanan asuransinya telah dipakai oleh 300 ribu pengemudi Gojek. Sementara kerjasama dengan Traveloka ialah untuk meluangkan layanan asuransi perjalanan. Sementara kerjasama dengan Tokopedia ialah dengan menyerahkan layanan asuransi untuk penjual dan pembeli di platform tersebut.

Berdiri semenjak tahun 2015, PasarPolis mengawali usahanya sebagai website untuk mencocokkan produk-produk asuransi. Saat ini, PasarPolis meluangkan layanan asuransi sendiri dengan menawarkan penyelesaian asuransi mulai dari Rp 7,000 per bulan.

Perhitungan dilaksanakan dengan teknologi big data dan algoritma gabungan. Proses klaim polis asuransi di PasarPolis juga bias dilangsungkan cepat, tak laksana layanan asuransi konvensional.

Model bisnis PasarPolis ini serupa layanan sejenis di China, ZhongAn. Perusahaan itu menjadi perusahaan asuransi online kesatu di China.

ZhongAn menjual sekian banyak  layanan asuransi dan penanganan klaim. Perusahaan tersebut mendapat investasi dari Financial, Tencent and Ping An.

Sekian artikel saya tentang Investasi Gojek, Tokopedia, dan Traveloka Untuk PasarPolis semoga artikel ini bisa bermanfaat.